Rara bocah perempuan penghuni perkampungan kumuh. Ia punya mimpi sederhana: memiliki jendela untuk rumah tripleksnya, agar dari dalam rumah ia bisa menatap keindahan bulan dan senyuman matahari.Mimpi bukan cuma milik Rara. Dua pemuda mengimpikan sosok perempuan yang sama. Seorang gadis bermimpi untuk kemudian menyerah dan terlupakan. Seorang bocah laki-laki bermimpi mendapat kehangatan keluarga…
Banyak yang bilang kalo cewek itu sulit dimengerti; rumit, ajaib, penuh kode, dan misteri. Kalo mereka bilang, "Oke, have fun, ya" bisa jadi artinya "Awas, kamu jangan macam-macam!" "Aku nggak apa-apa," bisa diterjemahkan jadi "Aku lagi sedih dan butuh perhatian." Nah, kalo sampe keluar kata "Terserah"…, artinya kamu harus banyak berdoa semoga Perang Dunia Ketiga tidak terjadi. Begitu juga ba…
Buku ini mengisahkan empat orang sahabat yang tinggal di belahan Bumi berbeda. Francis, keturunan Cina yang menjadi pianis, berkeliling dunia dari konser ke konser. Farah, disebutkan sebagai campuran Arab-Jawa, bekerja di Hoi An, Vietnam. Retno, yang dari namanya disimpulkan sebagai orang Jawa, tinggal di Koppenhagen, Denmark. Terakhir, Jusuf, tidak jelas ras nya, bekerja di Cape Town, Afrika S…
Ariana, seorang desainer furnitur yang selalu mengandalkan dirinya sendiri atas nama kemandirian, telah lama bersembunyi dari cinta. Meski diam-diam, ia berharap, suatu hari, seseorang akan menyelamatkannya dari rasa kesepian. Mempertemukannya dengan cinta yang nyata. Ahda, seorang seniman rupa yang tak pernah menganggap cinta benar-benar ada. Tak banyak celah dalam hatinya untuk diselusupi …
Wingit menceritakan kisah-kisah mistis atau horor yang dialami Sara Wijayanto, penulis Wingit sekaligus manusia yang memiliki kemampuan untuk melihat makhluk dari dunia lain. Buku ini cocok dibaca untuk pembaca yang menyukai genre horor dan kisah koror yang terjadi di Indonesia.
buku ini mengisahkan tentang Helen yang pernah tinggal di Indonesia sejak lahir dan besar di Ciwidey kemudian remaja di Bandungsampai Jepang datang menjajah dan menceritakan asmaranya dengan pemuda pribumi Sukanta namayan
Jakarta, Maret 1998 Di sebuah senja, di sebuah rumah susun di Jakarta, mahasiswa bernama Biru Laut disergap empat lelaki tak dikenal. Bersama kawan-kawannya, Daniel Tumbuan, Sunu Dyantoro, Alex Perazon, dia dibawa ke sebuah tempat yang tak dikenal. Berbulan-bulan mereka disekap, diinterogasi, dipukul, ditendang, digantung, dan disetrum agar bersedia menjawab satu pertanyaan penting: siapakah ya…
“Ini persamaan hidupku sekarang, Bu,” Desi menyodorkan buku catatan ke tengah meja. Bu Amanah, yang juga guru matematika, tersenyum getir melihat persamaan garis lurus dengan variabel-variabel yang didefinisikan sendiri oleh Desi, x1: pendidikan, x2: kecerdasan. Yang menarik perhatiannya adalah konstanta a: pengorbanan. “Pendidikan memerlukan pengorbanan, Bu. Pengorbanan itu nilai teta…
Buku ini adalah kumpulan curhat seorang Amoy Kerani (sekretaris) terhadap boss-nya yang di buku ke-4 ini dapat julukan kesayangan : Velociraptor. Yah nama si bos banyak sih. Ada kloningan lele, rantang, iguanadon, badak dan favorit saya : Sangkutan Sarung. Sudahlah, bisa penuh ini 1 postingan cuma bahas nama panggilan si bos aja. Pokoknya semua julukan sudah disematkan pada si bossman, kecuali …
Sebagai kisah lanjutan dari Buku 1 “Ketika Cinta Bertasbih”, novel ini memberikan kisah lanjutan yang menarik dengan latar Kota Solo – Kartasura dan beberapa kota di Jawa Tengah dengan latar kehidupan masyarakat Jawa dan kultur Jawa yang begitu menarik perhatian. Kisah ini menjadi puncak kisah antara para tokoh utama, yaitu Azzam, Furqan dan Anna. Azzam digambarkan dengan seorang santr…